Rabu, 04 Maret 2015

Cara Menjaga Kualitas Perak

Masalah umum perhiasan emas dan perak disebabkan oleh:
  • Emas dan perak jadi kusam. Keringat anda mungkin banyak mengandung garam sehingga perak terutama cepat sekali menjadi kusam dan bahkan hitam. Solusinya nggak ada selain sering-sering melakukan perawatan perhiasan perak. Sedangkan emas agak sulit menjadi kusam namun lama-lama akan kusam juga.
  • Cepat menjadi kusam atau hitam. Disebabkan oleh campuran yang kurang sempurna waktu pembuatan ini biasanya perhiasan yang dikerjakan tangan atau 'hand made' susah untuk dirawat karena pasti akan cepat hitam lagi.
  • Kusam atau hitam padahal nggak dipakai. Biasanya disimpan dalam waktu lama di lemari kayu. Pernis dan finishing kayu yang kurang sempurna bisa membuat cepat kusam dan hitam ini karena perak menjadi dioksidasi oleh bahan-bahan finishing kayu.
  • Kusam juga bisa disebabkan karena mandi di laut, air yang mengandung garam atau belerang. Perak dan emas sering dioksidasi dengan garam dan belerang.
  • Kusam dan hitam juga bisa karena penyimpanan di dalam tas atau sesuatu yang terbuat dari kulit. Pekerjaan kulit asli biasanya menggunakan bahan-bahan yang berhubungan dengan belerang atau amoniac. Atau mungkin juga perak anda menggunakan kalung kulit. Tidak semua kulit menyebabkan hitam kalau pekerjaan kulitnya itu dikerjakan dengan benar. Jadi kulit patut dicurigai sebagai penyebab barang emas atau perak jadi hitam.
  • Emas berubah warna menjadi terlalu merah. Ini karena bahan campuran tembaga yang sudah muncul keluar permukaan. Ini hukum alam bahwa yang ringan selalu di atas. Sebabnya karena campuran kadar bisa tidak benar. Tetapi kalau dari awal sudah kemerahan ini adalah warna yang disebut Rose Gold.
  • Merah yang muncul tidak merata. Ini masalah yang disebut mendung atau fire skill. Ini terjadi karena waktu proses pengerjaan ada patrian di daerah merah yang muncul. Ini campuran patri yang salah satunya adalah tembaga yang muncul ke permukaan.
Cara merawat yang benar:
  • Laplah sesering mungkin perhiasan perak dan emas anda. Gunakan lap dan bahan abrasive seperti autosol yang banyak dijual di supermarket atau sering di bengkel sepeda motor. Lap gunakan yang lembut dan bagus dari kaos bekas bahan cotton atau katun yang sudah sering dicuci. Kapas juga bisa namun menggosoknya jadi agak susah.
  • Simpan dalam tas kain sebelum masuk lemari atau tas kulit. Kalau ada silica gel yang mudah didapat di supermarket juga sangat bagus. Tempat lain yang aman adalah kotak kertas, plastik dan logam.
  • Kalau emas atau perak anda sudah terlalu gores dan anda tidak keberatan untuk sedikit susut (sama, diservis ke tukang emas pun susut) gunakanlah amplas no. 1000 kalau sudah halus gunakan amplas no 2000 sampai halus boleh sekali-sekali celup di air. Kalau dirasa sudah cukup halus pakai saja autosol tadi untuk membuat cling lagi. Kalau belum cling artinya amplasan kurang. Ini disebut polishing. Cara ini tidak bisa dilakukan untuk barang-barang yang disepuh karena menyebabkan lapisan sepuh hilang.
  • Permata buram. Sebenarnya permata buram juga bisa digosok dengan cara di atas namun memakan waktu lebih lama tergantung tingkat buramnya dan jenis permatanya. Kalau diamond jangan coba-coba karena ini permata paling keras di dunia. Sangat khusus, makanya mahal. Sebenarnya cara-cara menghaluskan permata sama dengan barang logam yaitu proses polishing atau amplas dan gosok seperti cara di atas.

Proses Pembuatan Perak

1.         Peleburan
Perak murni yang merupakan bahan baku utama dilebur dengan campuran logam lain ( tembaga atau kuningan,-/+7,5% ) sebagai bahan penolong / penguat. Proses ini untuk menentukan kadar perak yang dikehendaki. Dari proses ini akan kita dapatkan batangan - batangan perak, yang dalam proses berikutnya dapat kita buat menjadi kawat ataupun lempengan perak dalam berbagai ukuran.
2.         Palon
Palon adalah bagian yang mengerjakan bentuk dasar dari kerajinan perak. Dalam proses ini, batangan perak yang kita dapatkan tadi kita tempa hingga mendapatkan bentuk yang lurus dan rata.
3.         Ondel
Adalah merubah bentuk dasar yang telah diperoleh, menjadi bentuk yang kita kehendaki.
4.         Tatah
Adalah bagian yang mengerjakan ukiran untuk menghiasi barang kerajinan.
5.         Stel
Tugas bagian stel adalah merangkaikan barang - barang yang telah diukir,sehingga menjadi bentuk  barang yang dikehendaki.
6.         Mbabar
Proses ini akan menjadikan perak tersebut matang, dengan cara dibakar kemudian dimasukkan ke dalam rebusan air tawas, secara berulang - ulang sampai putih bersih hingga siap untuk dipoles / disangling.

7.         Sangling atau poles
Adalah proses membuat mengkilat hasil kerajinan perak dengan cara digosok dengan ujung  jarum baja dan busa buah perak. Dalam proses ini juga telah digunakan mesin pemoles , biasanya untuk jenis produk perak solid atau gilapan.

PERAK

  Perak
Perak adalah salah satu jenis logam unsur bahan kimia dengan simbol kimia Ag ( Amerika Latin: Argentum, dari Bahasa Indo-Eropa akar *Arg untuk “kelabu” atau “bersinar” ) dan nomor atom 47 ( Ag47 ). Satu lembut, putih, gemilang logam – logam transisi, ia memiliki tertinggi konduktivitas listrik setiap elemen dan tertinggi konduktivitas panas setiap logam. Logam terjadi secara alami dalam ia murni, bentuk bebas ( perak alami ), sebagai suatu campuran dengan emas dan logam lain, dan dalam mineral – mineral seperti Argentit dan Chlorargyrite. Sebagian besar perak dihasilkan sebagai produk samping tembaga, emas, memimpin dan seng penghilangan.
 Jenis-Jenis Perak
     Menurut Sugiharto (1992), logam perak mempunyai jenis-jenis sebagai berikut :
1.    Perak Bromida ( Br )
Berbentuk kristal atau serbuk, berat jenis 6,473. Perak Bromida mempunyai titik didih 300oC. Perak Bromida sangat peka terhadap cahaya, oleh karena itu harus disimpan dalam botol cokelat, dan apabila terkena cahaya maka akan berubah menjadi hitam. Perak Bromida berwarna kuning dan berfungsi dalam pemotretan
2.    Perak Jerman/Perak Nikel/Perak Baru
Perak berwarna putih (putih perak), merupakan aliase dari tembaga, seng dan nikel yang diciptakan oleh E>A>Getner. Perak jenis ini banyak digunakan untuk membuat perlengkapan makanan, misalnya garpu, pisau dan periuk. Perak tersebut juga mempunyai tekanan arus listrik oleh karena itu sering dipakai juga dalam alat-alat listrik.
3.    Perak Nitrat
Perak nitrat merupakan garam penting karena mempunyai sifat tembus cahaya, berbentuk brumbies, mudah larut dalam air, alkohol dan lain sebagainya. Perak nitrat mudah terurai pada suhu 450oC dan dibuat dengan melarutkan perak ke dalam asam nitrat encer dan panas, kemudian diuapkan dan dikristalkan sehingga berbentuk kristal berwarna dan sering dipakai dalam pemotretan serta pembuatan tinta tahan cuci.
4.    Perak Sianida
Perak sianida merupakan serbuk putih, tidak berbau dan tanpa rasa, mempunyai berat jenis 3,95 serta terurai karena pemanasan. Bila terkena cahaya menjadi hitam dan mengandung racun yang keras. Perak sianida harus disimpan dalam botol yang berwarna cokelat karena perak tersebut peka terhadap cahaya dan sering digunakan untuk pengobatan.

Bahan Baku Perak Dari Limbah Fixer Dan Negatif Film

Bahan baku pengolahan perak dari limbah fixer dan negatif film adalah dari cairan air dari limbah fixer Dan negatif foto film yang telah digunakan pada proses pencucian film baik itu dari tempat percetakan, radiologi dari rumah sakit, maupun dari foto film. Perak telah lama digunakan dalam dunia fotografi karena disebabkan kepekaannya terhadap sinar ultraviolet. Di samping fotografi, perak juga digunakan pada industri percetakan dan cara pengambilan perak dari limbah fixer dan negatif film foto rongent dapat dilakukan dengan metode  yang sederhana.

Cara Membersihkan Perak

  • Garam. Campuran bubuk soda kue, air, dan garam bisa dipakai untuk membuat larutan pembasuh peralatan perak. Rendam perkakas perak di dalam larutan tersebut untuk mendapatkan hasil peralatan perak yang cemerlang. Dengan campuran ini, perkakas perak cukup direndam dan tidak perlu digosok sehingga cocok sebagai cara membersihkan cincin perak atau perhiasan-perhiasan kecil yang rumit.
Beberapa teknik khusus berikut ini bermanfaat bagi Anda yang awam dalam hal perawatan benda-benda berbahan perak guna menghasilkan tampilan akhir yang lebih indah:
  • Pada saat memoles perak menggunakan kain khusus, lakukan dengan gerakan maju mundur dan dalam garis lurus. Begitu selesai, ulangi dengan gerakan yang lebih cepat dan pendek-pendek.
  • Pada saat menggunakan bubuk soda kue dan garam untuk membuat larutan pembasuh perak, ikuti langkah-langkah ini: jika Anda memakai wadah berbahan logam, alasi bagian dalamnya dengan kertas aluminium, masukkan perkakas perak ke dalamnya, isi dengan air, lalu tambahkan bahan-bahan lain. Selanjutnya, buang larutannya dan keringkan peralatan perak.
  • Selalu keringkan perak menggunakan handuk kering dan berbulu lembut. Handuk berbulu kasar dapat menggores permukaan perak.
Cara membersihkan perak

Tips Menjaga Perak Tetap Berkilau

Berikut ini beberapa tips praktis membersihkan perak sekaligus mempertahankan kilaunya:
  • Sering-sering pakai peralatan perak Anda dan poles secara teratur. Perak tidak baik disimpan dan tidak digunakan terlalu lama, jadi keluarkan dari tempat penyimpanannya.
  • Kalau Anda tidak ada pilihan lain dan harus menyimpan peralatan perak, lapisi perkakas perak dengan minyak zaitun sebelum menyimpannya. Hal ini dapat mencegah warnanya pudar atau menjadi kusam.
  • Ketika mencuci peralatan makan berbahan perak, pisahkan dari peralatan makan yang lain dan gunakan ember plastik. Jangan mencucinya di wastafel yang terbuat dari logam karena beresiko menggores permukaan perak.

Perak dan Kegunaannya

Perak merupakan suatu unsur kimia logam dengan symbol kimia AG (argentum) dan memiliki nomor atom 47. Berwarna putih lembut, dan berkilau. Logam ini terbentuk secara alami seperti logam mulia lainnya seperti emas. Dari zaman pra-sejarah perak sudah dikenal sebagai barang mulia yang digunakan sebagai perhiasan.

Perak dan nilai investasi
Di era saat ini juga, perak dinilai sebagai alat yang digunakan sebagai investasi bersama dengan logam mulia yaitu emas. Logam ini digunakan untuk membuat hiasan, perhiasa, peralatan makan bernilai tinggi, maupun dalam bentuk batangan atau koin, bahkan saat ini perak juga dikenal dalam alat tukar di saham

Perak dan Medis
Ion dan senyawa memiliki efek toksik pada beberapa bakteri, virus, ganggang dan jamur. Hippocrates, "bapak kedokteran", menulis bahwa perak dapat membunuh mikroorganisme serta merupakan alat untuk mencegah pembusukan. Pada awal abad 20, orang-orang Akan menempatkan koin perak dalam botol susu untuk mempertahankan kesegaran susu. Efek toksik dari perak ini memiliki andil dengan adanya peralatan makanan yang terbuat dari perak, begitu juga perak yang digunakan sebagai perhiasan memiliki efek pada pengurangan dan mengurangi mikroorganisme, tapi tidak menjelaskan tentang efek terhadap virus

Industry Pakaian
Saat ini perak juga digunakan sebagai assesoris di pakaian. Perak menghambat pertumbuhan bakteri dan jamur pada pakaian, seperti kaus kaki, sehingga mengurangi bau dan risiko infeksi bakteri dan jamur. Hal ini dimasukkan ke dalam pakaian atau sepatu baik dengan mengintegrasikan nanopartikel perak ke dalam polimer dari benang yang dibuat atau dengan benang pelapisan dengan perak.

Perak dan makanan
Perak digunakan dalam pewarna makanan, tetapi memiliki sebutan E174 dan disetujui di Uni Eropa. Konsentrasi perak dalam makanan juga tetap dijaga dan sangat kecil. Keamanan perak untuk digunakan dalam makanan masih di perdebatkan. Hidangan tradisional India kadang-kadang mencakup penggunaan kertas perak hias dikenal sebagai vark, dan dalam berbagai budaya, perak digunakan untuk menghias kue, biskuit, dan barang-barang makanan penutup lainnya. Penggunaan perak sebagai bahan tambahan makanan tidak disetujui di Amerika Serikat dan Australia

Cara Membedakan Perak Asli Dan Bajakan atau Campuran Rendah

Saat ini banyak sekali penjual perak yang mengaku menjual perak asli padahal tidak perak yang dijualnya adalah perak bajakan ataupun Perak tapi kadarnya campurannya yang rendah dengan perak murni dibawah 92.5%.
Jika dilihat dari luar memang kedua jenis perak ini hampir mirip, apalagi bagi kita yang tak terlalu memahaminya. Oleh karena itu, ada beberapa tips yang dapat kita lakukan sebelum membeli perak asli supaya kita terhindar dari penipuan:

1. Perhatikan Harganya
Harga perak saat ini (Januari 2015) berkisar antara Rp 20.000 - Rp 25.000 per gram. Tentunya hal ini bisa berubah-ubah seiring dengan perubahan jumlah permintaan dan penawaran perak. Dengan mengetahui harga perak saat ini maka anda bisa memperkirakan berapa harga perhiasan perak dengan berat tertentu.

2. Kenali Jenisnya dan terdapat stamp 925
Perak asli merupakan jenis perak 925 atau campuran 92.5% perak murni dan sisanya adalah bahan tembaga atau alloy. Bagi anda pecinta perak, tentu sudah mengetahui hal ini. Oleh karena itu, jika ada perak yang bukan bertipe 925 sudah dapat dipastikan kalau perak tersebut tidak asli. perhatikan juga pada perhiasan yang anda beli seharusnya stamp 925 ini sudah terdapat didalamnya baik di barangnya ataupun di lock/kunci perhiasan tersebut.

3. Belilah di Tempat yang Terpercaya
Anda tentu tidak ingin mengeluarkan uang banyak lalu tidak mendapatkan barang yang anda inginkan. Apalagi ketika anda memutuskan untuk membeli perak asli 925. Perak asli memang memiliki harga yang cukup tinggi dibandingkan perak bajakan. Jika anda memang pecinta perak asli, maka anda mau tidak mau harus membeli perak di tempat yang sudah terpercaya dan mendapatkan rating yang baik dari customer. Jika anda ingin mendapatkan perak asli 925,

Berbagai Jenis Perak

Selain emas dan palladium, perak adalah jenis logam yang umum digunakan untuk membuat perhiasan. Beberapa kelebihan yang membuat perak dipilih sebagai salah satu logam yang dapat digunakan untuk membuat perhiasan antara lain:
  1. Harganya lebih murah dibanding logam lain, seperti emas palladium, dan platinum
  2. Bisa dijual kembali dengan harga yang tidak jauh berbeda saat pembelian
  3. Perak adalah logam yang lunak sehingga lebih mudah dibentuk dibanding logam lainnya
Di pasaran sendiri kira-kira ada tiga jenis campuran perak yang biasa digunakan sebagai perhiasan. Nah, berikut ini ORORI berikan tiga jenis campuran perak untuk perhiasan yang perlu Anda ketahui.
Fine Silver
Fine Silver adalah jenis perak dengan kandungan 99,9% perak di dalamnya, sementara 0,1% lainnya adalah campuran logam dengan kuantitas yang tidak terlalu signifikan. Tampilan Fine Silver lebih keabu-abun dan sedikit terlihat kusam. Fine Silver juga cenderung lunak sehingga mudah tergores dan berubah bentuk. Karena itulah Fine Silver jarang digunakan untuk membuat perhiasan. Tapi, Fine Silver juga memiliki kelebihan lain, yaitu sangat mudah dibentuk. Karena Fine Silver termasuk jenis logam yang lunak, maka Fine Silver sangat cocok digunakan untuk anting atau kalung daripada digunakan untuk cincin atau gelang yang sangat mudah terbentur dengan benda lainnya.
Sterling Silver
Sterling silver adalah jenis perak standar yang banyak digunakan di Amerika Serikat. Sterling Silver memiliki kandungan perak sebanyak 92,5% dan 7,5% lainnya biasanya menggunakan campuran tembaga, atau logam lainnya seperti nikel. Campuran logam lainnya digunakan untuk membuat perak lebih keras sehingga tidak mudah rusak dan menciptakan warna keperakan yang berkilau. Sterling silver memiliki warna keperakan yang paling kita kenal, yaitu warna keperakan yang terang dan berkilau. Hanya saja, kilau dan warna Sterling Silver cenderung cepat memudar. Walaupun Sterling Silver lebih keras dibanding Fine Silver, ia tetaplah lebih lunak dibanding logam lainnya.
Argentium Silver
Argentium Silver adalah versi modern dari Sterling Silver. Jika paduan Sterling Silver biasanya terdiri dari 92,5% perak dan 7,5% tembaga, maka Argentium Silver mengganti sebagian tembaga dengan germanium. Germanium ini dapat membuat paduan perak menjadi lebih keras, tahan lama, dan tidak cepat pudar. Keuntungan lain dari Argentium Silver adalah tidak memerlukan perawatan berkala seperti Sterling Silver. Tapi, karena kelebihannya tersebut tentu saja harga Argentium Silver lebih mahal dibanding Sterling Silver. Selain itu Argentium Silver juga tidak terlalu banyak tersedia di pasaran.

Industri Perak dan Kerajinan Kulit di Kotagede

Yogyakarta - Kotagede, sebuah kecamatan yang terletak di Kota Yogyakarta, Provirisi Daerah Istimewa Togyakarta (DIY). Daerah ini berbatasan dengan Kabupaten Bantul sebelah utara, timur dan selatan, serta berbatasan dengan Kecamatan Umbulharjo di sebelah barat.

Sejak zaman dahulu, penduduk asli Kotagede yang disebut rakyat Kalang memiliki keahlian membuat kerajinan ukiran kayu, perak dan emas, sehingga tidak heran jika kemudian Kotagede menjadi sentra kerajinan perak yang indah dan terkenal luas hingga ke mancanegara. Kini Kotagede bahkan menjadi identik dengan kerajinan perak.

Ratusan warga Kotagede mengantungkan hidupnya dari Kerajinan Perak ini. Lihat saja, di sepanjang jalan utama ini berjajar toko-toko yang menjajakan kerajinaan Perak Kotagede. Kata 'perak' dan 'silver' tertera di kanan-kiri Jalan Kemasan, Jalan Mondorakan, hingga Jalan Tegal-gendu.

Pengrajin Perak di Kotagede terkenal dengan produknya yang unik, halus dan telaten dalam menggarap produk peraknya sehingga menghasilkan karya seni bernilai tinggi. Ratusan jenis kerarijinan perak dihasilkan oleh Pengrajin Perak, mulai dari cincin, giwang, bros, miniatur sepeda, becak, andhong, kapal-kapalan dan berbagai hiasan lainnya.

Harga jual Kerajinan Perak Kotagede bervariasi, mulai yang termurah bros rata-rata Rp 10 ribu, cincin perak mulai harga Rp 100 ribu, miniatur becak Rp 250 ribu, miniatur andhong Rp 200 ribu. Bahkan ada yang harganya mencapai puluhan juta rupiah tergantung tingkat kerumitan dan banyaknya bahan baku yang digunakan.

Direktur jenderal Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kementerian Perindustrian, Euis Saedah mengungkapkan, saat ini pihak Kementerian Perindustrian memprioritaskan untuk pengembangan industri kerajinan nasional karena berdaya saing tinggi serta menyerap banyak tenaga kerja dan penghasil devisa.

Menurut Euis, industri kerajinan perak yang termasuk kategori industri kreatif potensial untuk terus dikembangkan karena produknya diminati pasar dalam dan luar negeri. Industri kerajinan perak juga mampu menciptakan nilai tambah tinggi karena mengusung gagasan yang dipadukan dengan seni serta inovasi dan teknologi.

Di Indonesia sendiri, industri kerajinan sudah berkembang di sejumlah daerah, seperti Yogyakarta, Bandung, Jakarta, Solo, dan Bali. Untuk Yogyakarta, misalnya, industri produk kerajinan berkembang pesat. Mulai dari batik, anyaman, ukiran kayu, kain tenun/ikat tradisional) keramik gerabah hingga perhiasan perak. Meski demikian, kreativitas dan inovasi harus terus ditingkatkan oleh produsen/perajin produk kerajinan, sehingga juga bisa mengikuti selera pasar.

"Daya saing industri kreatif produk kerajinan harus terus ditingkatkan. Hal ini mengingat persaingan di pasar dalam negeri dan internasional yang makin ketat. Desain produk kerajinan yang terus berkembang serta selalu mengikuti tren pasar juga harus dilakukan pelaku industri kerajinan," papar Euis, pekan lalu, saat berkunjung ke Kotagede.

Geliat Industri Perak

Sementara itu, Pengurus Koperasi Pengusaha Pengrajin Perak Yogyakarta (KP3Y) Sutojo keberadaan perajin perak di Kotagede juga tak luput dari peran Verenigde Oost-Indische Compagnie (VOC) yang masuk ke Yogyakarta sekitar abad ke-16 silam.

Waktu itu, banyak pedagang VOC yang memesan alat-alat rumah tangga dari emas, perak, tembaga, dan kuningan ke penduduk setempat. "Berdasarkan data KP3Y tahun 2000, sedikitnya 2.000 orang terlibat langsung dalam mata rantai industri perak di Kotagede. Perajinnya pun tidak hanya dari masyarakat Kotagede, namun sudah meluas. Orang-orang dari Bantul, Kulon Progo, dan Gunungkidul banyak datang dan bermukim di Kotagede untuk menjadi perajin perak," papar Sutojo.

Namun, sejak krisis moneter dan maraknya peledakan bom di Indonesia, industri kerajinan perak kian meredup. Bahkan, saat ini ratusan perajin perak terpaksa gulung tikar. Dari sekitar 2.000 perajin, 30% di antaranya beralih ke profesi lain seperti kusir andong, usaha warung, dan kuli bangunan. Perajin yang masih bertahan tidak lagi mengandalkan perak sebagai bahan baku kerajinan.

Sekitar 40% di antaranya memanfaatkan tembaga dan kuningan sebagai bahan baku alternatif. Keterpurukan kerajinan perak Kotagede itu diperparah oleh semakin minimnya minat generasi muda menggeluti usaha itu. Mereka lebih memilih bekerja di sektor yang dinilai praktis dan menjanjikan secara ekonomi, misalnya bekerja sebagai buruh pabrik ataupun pegawai negeri. Perjalanan historis Kotagede sebagai sentra industri perak memang pernah mengalami masa kejayaan.

Sutojo juga mendesak pemerintah menghapuskan tarif PPN 10% pembelian bahan baku perak, karena membebani usaha mereka di tengah turunnya daya beli masyarakat. "Mahalnya bahan baku perak yang mencapai sekitar Rp9.000 per gram, cukup memberatkan para perajin, karena mereka sulit untuk neyseaaikan dengan menaikan harga jual produk, ditengah menurunnya daya beli konsumen," ujarnya.

Anggota KP3Y awalnya 600 kelompok pengrajin yang menjadi tumpuan 1.500 Kepala Keluarga (KK). Namun saat ini jumlah penrajin turun hingga 50%, sebagian mereka beralih profesi menjadi tukang becak, kuli bangunan atau bahkan hanya memancing untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Selain itu, lanjutnya, inovasi produk, modal dan teknologi juga menjadi masalah ditengah munculnya berbagai produk perak dari negara lain seperti Vietnam, India dan lainnya, yang mampu memproduksi perhiasan khususnya perak dengan kualitas yang baik.

Industri Kerajinan Kulit

Kota Yogyakarta, tidak hanya terkenal dengan peraknya, namun perlu diketahui juga ada sentra kerajinan kulit, Manding sendiri merupakan tujuan utama wisatawan untuk mencari berbagai macam kerjinan yang terbuat dari kulit untuk dijadikan buah tangan. Masuk kedalam sentra kerajinan ini anda akan disambut dengan berbagai kios dikiri dan kanan jalan, sudah lebih dari 100 pengerajin yang kulit yang berada di manding, sejak diplopori oleh tiga pemuda manding pada tahun 1947. Kerajinan kulit manding mampu menembus pasar lokal dan internasional. Anda bisa jadikan sentra kerajinan kulit manding untuk membeli oleh-oleh ataupun keperluan pribadi anda, dengan harga yang terjangkau.

Terdapat berbagai jenis kerjainan kulit yang ada di manding, mulai dari tas, sepatu, dompet, jaket, ikat pinggang dan souvenir yang.berbahan dasar kulit. Harga untuk produk yang berada di manding sendiri berkisar antara puluhan ribu sampai ratusan ribu rupiah tergatung jenis barang dan besar kecilnya. Semua barang yang diproduksi disentra kulit ini kebanyak menggunakan kulit sapi, dengan tangan kreatif dan masih menggunakan teknik tradisional, kulit sapi tersebut diolah menjadi produk yang bernilai ekonomis tinggi. Tas vintage, jaket kulit, tas sekolah, dan tas pistol berkualitas export sepeda menjadi favorit dan yang paling dicari wisatawan.

Anda bisa berkunjung kesentra kulit manding setelah berwisata didaerah Yogyakarta, terutama pantai parangtritis yang satu jalur dengan kerajinan kulit ini, sentra kerajinan kulit ini juga tidak begitu jauh dengan nol kilometer Yogyakarta, anda bisa membeli oleh-oleh untuk keluarga dirumah. Tidak dikenakan biaya apapun untuk masuk kesentra kerajinan kulit manding. Kerajinan kulit Manding pernah mengalami masa kejayaan pada tahun 1970-an hingga 1980-an

SEJARAH PERAK

Perak telah terbukti wujud pada zaman pra sejarah lagi. Dianggarkan negeri Perak telah diduduki oleh manusia zaman batu lama semenjak 400,000 hingga 8,000 tahun sebelum masihi.

Asal Usul Nama

Berbagai-bagai tafsiran telah dibuat mengenai pengambilan nama "PERAK" sebagai sebuah negeri yang besar.
  • Menurut satu cerita yang menarik sebagaimana yang dititahkan sendiri oleh Almarhum Paduka Seri Sultan Idris A'fifullah Shah (Sultan Perak ke-33) mengatakan di zaman kerajaan Melayu Melaka sebelum wujudnya nama NEGERI PERAK, Negeri Perak terbahagi kepada tiga daerah iaitu BeruasManjung dan Janin (Hulu Perak di bawah pemerintahan Tun Saban). Manjung dan Beruas dibawah takluk Melaka. Penghulu Manjung ketika itu ialah Tok Mahsuka. Dikatakan ketiga-tiga Ketua Daerah telah bermesyuarat untuk menyatukan daerah-daerah mereka menjadi satu negeri dengan memakai nama yang khusus. Mereka bercadang untuk menamakan MELAKA tetapi didapati tidak begitu sesuai kerana Negeri Melaka masih wujud walaupun dibawah kekuasaan Portugis. Lantas mereka teringatkan pula bahawa salah satu punca utama yang membawa kepada keunggulan, kebesaran dan keharuman nama Melaka ialah peranan dan tanggung jawab Bendahara Tun Perak. Maka ketiga-tiga Ketua Daerah tersebut bersetuju untuk menamakan negeri baru ini sebagai Negeri Perak. Oleh sebab pada ketika itu Negeri Perak belum mempunyai Raja lalu Tok Mahsuka berkehendakkan supaya Negeri baru ini mempunyai Raja yang berdaulat.
  • Hikayat Merong Mahawangsa pula mengatakan bahawa nama Negeri Perak ini ada kaitannya dengan cerita putera Raja Marong Mahapudi Sat yang di katakan telah pergi meneroka untuk membuka sebuah negeri baru, Putera tersebut telah sampai sebuah sungai besar dan terdapat pula bertasik, melingkungi tiga atau empat buah pulau. Putera tersebut telah berkata.. " Tempat ini elok dijadikan sebuah negeri...", lalu baginda pun memanah ke udara dengan menggunakan sebilah anak panah yang diperbuat daripada 'perak' dan busarnya dinamakan 'Indera Sakti'. Apabila anak panah tersebut jatuh terjunam ke atas sebuah daripada pulau-pulau yang berkenaan maka dinamakanlah tempat itu sebagai Pulau Indera Sakti dan negerinya dinamakan Negeri Perak.
  • Dalam cerita-cerita yang lain terdapat juga kisah-kisah saperti : seekor ikan Haruan besar mengicah-ngicah anaknya hingga air sungai menjadi keruh putih berkilat saperti perak.
  • Warna bijih timah yang putih berkilat apabila dipanah cahaya matahari dan berbagai-bagai cerita lagi.
Adunan daripada fakta sejarah dan unsur lagenda hingga terciptanya nama 'Negeri Perak' itu menggambarkan bahawa pemilihan nama "PERAK" itu sangat bertetapan dengan kekayaan khazanah yang dikandungi oleh bumi Perak itu sendiri. Justeru kekayaan ini lah pergolakan sejarah Negeri Perak semakin bergelora satelah empayar Kerajaan Melayu Melaka berpecah pada tahun 1511 dan munculnya kuasa-kuasa PortugisAchehBugisSiamMinangkabauBelandadan akhir sekali Inggeris di merata perairan Nusantara ini.

KERAJINAN PERAK

Kerajinan perak saat ini sudah menjadi daya tarik bagi para pembeli. Umumnya logam perak banyak dijadikan kerajinan tangan di daerah wisata. Kerajinan perak ini bisa berbentuk hiasan miniatur, pajangan dinding dan souvenir lainnya.
Ada beberapa daerah di Indonesia yang memproduksi kerajinan perak, Di daerah Sumatera Barat tepatnya di Bukittingi ada yang namanya Koto Gadang, Di jogja di daerah Kota Gede dan juga Bali 



Kerajinan perak ini menjadi salah satu souvenir favorit bagi wisatawan yang berkunjung di daerah tersebut, terutama bagi turis mancanegara.
Produksi kerajinan perak ini nantinya dipasarkan di mal-mal daerah tersebut. Bagi Anda yang ingin membeli langsung, Andapun bisa melihat proses pembuatan dari kerajinan perak itu sendiri.
Kerajinan perak di daerah Bukittinggi bisa berbentuk desain Rumah Gadang dan Jam Gadang. Sedangkan di Kota gede bisa berupa perhiasan dan juga hiasan rumah lainnya. Begitu juga dengan daerah Bali, banyak memproduksi kerajinan perak berbentuk liontin, cincin, gelang, gelas, dan lain sebagainya.
Di daerah Kota Gede, Andapun bisa ikut kursus untuk membuat Kerajinan perak, kursus singkat ini hanya selama 3 jam yang termasuk dalam paket wisata, hasil kerajinan tangan Anda pun Anda bisa dibawa pulang