1. Peleburan
Perak murni yang merupakan bahan baku utama dilebur dengan campuran logam lain ( tembaga atau kuningan,-/+7,5% ) sebagai bahan penolong / penguat. Proses ini untuk menentukan kadar perak yang dikehendaki. Dari proses ini akan kita dapatkan batangan - batangan perak, yang dalam proses berikutnya dapat kita buat menjadi kawat ataupun lempengan perak dalam berbagai ukuran.
2. Palon
Palon adalah bagian yang mengerjakan bentuk dasar dari kerajinan perak. Dalam proses ini, batangan perak yang kita dapatkan tadi kita tempa hingga mendapatkan bentuk yang lurus dan rata.
3. Ondel
Adalah merubah bentuk dasar yang telah diperoleh, menjadi bentuk yang kita kehendaki.
4. Tatah
Adalah bagian yang mengerjakan ukiran untuk menghiasi barang kerajinan.
5. Stel
Tugas bagian stel adalah merangkaikan barang - barang yang telah diukir,sehingga menjadi bentuk barang yang dikehendaki.
6. Mbabar
Proses ini akan menjadikan perak tersebut matang, dengan cara dibakar kemudian dimasukkan ke dalam rebusan air tawas, secara berulang - ulang sampai putih bersih hingga siap untuk dipoles / disangling.
7. Sangling atau poles
Adalah proses membuat mengkilat hasil kerajinan perak dengan cara digosok dengan ujung jarum baja dan busa buah perak. Dalam proses ini juga telah digunakan mesin pemoles , biasanya untuk jenis produk perak solid atau gilapan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar